lailanabilalhuda
Jan 10, 20241 min read
Azka dan Rubi #4
Tim Tari Saman sekolah memutuskan untuk merekam penampilan perdana kami di aula tengah. Setelah berdiskusi dengan guru, tempat itu dirasa...

Tim Tari Saman sekolah memutuskan untuk merekam penampilan perdana kami di aula tengah. Setelah berdiskusi dengan guru, tempat itu dirasa...
“Azkaaa....” Yani berteriak sejak memasuki pintu kelas. Tidak ada lagi yang kaget dengan teriakan pagi Yani karena teman-teman kelasku...
“Ini cuma dunia saja, Sai! Kamu selalu bilang ke aku kalau tujuan akhir kita itu akhirat, kan?” Pernyataan yang sering aku ulang-ulang...
Aku mengambil beberapa barang dan jajanan pesanan teman-teman. Cukup mudah menemukan barang incaranku karena supermaket sedang tidak...
Awalnya, aku kira ini adalah film sejarah. Ya, memang, sebelum memutuskan menonton aku tidak melihat trailer atau review dari orang-orang...
“Ternyata kejadian seperti yang di film-film itu memang benar ada di dunia nyata, ya.” Ujarku pada Ara, sahabat karibku. Jalanan masih...
"Terlambat!!! Sudah tidak bernyawa. Lehernya terkoyak sangat parah. Darahnya berceceran di mana-mana." Tidak seperti kebanyakan malam,...
“Tasnya bisa dititipkan di loker pojok sebelah sana, mbak.” laki-laki yang duduk tepat di sampingku memberi informasi pada peserta yang...
Istri harus lihai menyapu, mengepel, mencuci, menyetrika, memasak, dan segala skill-skill kerumah tanggaan lainnya. Belum lagi kewajiban...
Pulang sekolah adalah waktu yang sangat dinanti. Kali ini, pulang sore ini, hujan turun cukup lebat. Aku tetap semangat menuju ke...
Duduk di belakang membuatku leluasa untuk mencuri-curi pandang dengan Rubi. Ketika bel istirahat pertama berbunyi, Rubi akan mengambil...
Bagus. Bisa bikin aku meleleh. Selama nonton ini, aku lebih banyak memposisikan diri sebagai si anak. Tentang perasaan saling iri dengan...
Aneh rasanya jika sebuah cerita tidak dibumbui dengan kisah bernama "dia". Laki-laki itu berjalan mendekatiku, bukan! bukan mendekatiku!...
"Kau yang sekarang ini, kau yang luar biasa, kau yang banyak melakukan kejutan-kejutan kecil, adalah berkat didikan para guru-gurumu....
"Semua orang itu bisa memasak, termasuk kamu, Sai. Sekarang, pilihlah dahulu. Kau mau mengambil proyek ini dengan segala resiko atau...
"Sai, mamak minta tolong kau antarkan buah nangka ini ke Pak Barun dan Pak Ucup. Setelah itu Lek Jum dan Mbak Eci. Bilang ini hasil tanam...
"Tidak semua butuh teori, Sai. Kau hanya perlu memahami sedikit dari teori, kemudian mempraktikkannya. Selebihnya adalah masalah insting....
"Kau harus pintar-pintar jaga diri, Sai! Kau tahu bukan? Nenek kau, ibuku, punya riwayat diabetes. Esok, ketika kau sudah benar-benar...
Lelaki itu berjalan menuju mushola. Ia hanya mengenakan selembar kain, lebih mirip jubah, terlihat sudah tidak layak pakai, ada beberapa...